Kartu Merah Folarin Balogun Jadi Pukulan Telat bagi AS
Kemenangan 2-0 Timnas Amerika Serikat atas Bosnia dan Herzegovina pada laga terakhir fase grup Piala Dunia, Rabu malam, harus dibayar mahal. Kartu merah yang diterima Folarin Balogun menjadi satu-satunya noda dalam pertandingan yang mengantar AS ke babak 16 besar tersebut.
Wasit asal Brasil, Raphael Claus, mengeluarkan kartu merah langsung untuk Balogun pada menit ke-64 setelah meninjau VAR. Pelanggaran keras striker AS itu mengenai pergelangan kaki Tarik Muharemović membuatnya harus menjalani skorsing otomatis. Akibatnya, Balogun dipastikan absen saat AS menghadapi Belgia pada Senin mendatang.
Bisakah Kartu Merah Balogun Dihapus? Jawabannya Tidak
Banyak penggemar bertanya-tanya apakah ada cara agar kartu merah Folarin Balogun bisa dicabut sehingga pencetak gol terbanyak AS di Piala Dunia ini bisa kembali bermain di laga krusial. Sayangnya, jawabannya adalah tidak.
Seorang juru bicara Federasi Sepak Bola AS (US Soccer) mengonfirmasi kepada Guardian bahwa skorsing satu pertandingan akibat kartu merah langsung tidak dapat diajukan banding. Aturan FIFA jelas: larangan main otomatis untuk kartu merah langsung bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat.
Satu-Satunya Jalur Banding: Jika Hukuman Ditambah
US Soccer baru bisa mengajukan banding jika Komite Disiplin FIFA memutuskan menambah hukuman Balogun menjadi lebih dari satu laga. Namun, banding itu hanya bisa diajukan terhadap tambahan skorsing tersebut, bukan terhadap hukuman awal.
- Jika Balogun mendapat skorsing dua pertandingan, AS bisa meminta pengurangan menjadi satu laga – tapi tidak bisa dari dua menjadi nol.
- Begitu pula dari satu laga menjadi nol: tidak dimungkinkan sama sekali.
Artinya, praktis tidak ada celah hukum untuk menghapus kartu merah Folarin Balogun. Striker AS itu harus menerima kenyataan bahwa ia tidak bisa membantu timnya di babak gugur.
Balogun Hanya Bisa Nonton dari Tribun
Meski tak bisa bermain, Balogun diizinkan menghadiri pertandingan melawan Belgia di Seattle. Namun, ia harus menonton dari tribun penonton, bukan dari bangku cadangan tim. Ini menjadi pukulan psikologis bagi AS yang sangat mengandalkan ketajamannya di lini depan.
Preseden Kasus Serupa di Piala Dunia Ini
FIFA tidak selalu menambah hukuman untuk kartu merah. Sebagai contoh, Komite Disiplin memilih untuk tidak memperpanjang skorsing satu pertandingan yang diterima Miguel Almirón (Paraguay) akibat menutup mulut dalam situasi konfrontatif di fase grup.
Namun, ada pula kasus Assim Madibo (Qatar) yang mendapat tambahan hukuman. Pemain itu awalnya hanya diskors satu laga karena pelanggaran kerasnya terhadap Ismaël Koné (Kanada) yang menyebabkan patah kaki. Komite FIFA kemudian memperberat hukumannya menjadi lima pertandingan.
Kasus Balogun berbeda karena tidak ada unsur cedera serius pada korban. Meski demikian, aturan tetap tidak memberi ruang banding untuk skorsing satu pertandingan hasil kartu merah langsung.
Kesimpulan: AS Harus Siap Tanpa Balogun
Kartu merah Folarin Balogun sudah pasti tidak bisa dicabut. Striker muda AS itu harus menjalani skorsing satu pertandingan dan absen saat melawan Belgia. Tim pelatih AS kini harus mencari alternatif di lini depan untuk menghadapi lawan tangguh tersebut. Pertandingan hari Senin akan menjadi ujian berat tanpa pemain paling produktif mereka di turnamen ini.
