Trump Lobi FIFA, Skorsing Balogun Dicabut Jelang Lawan Belgia

Donald Trump secara pribadi melobi FIFA agar skorsing satu pertandingan yang dijatuhkan kepada striker AS, Folarin Balogun, segera dicabut. Langkah ini diambil setelah Balogun mendapatkan kartu merah kontroversial saat melawan Bosnia dan Herzegovina, dan kabar pencabutan skorsing tersebut diumumkan tepat sebelum laga babak 16 besar melawan Belgia di Seattle.

Kronologi Kartu Merah Kontroversial

Insiden terjadi pada pertandingan babak 32 besar, saat Balogun bertabrakan dengan bek Bosnia, Tarik Muharemovic. Awalnya wasit tidak memberikan pelanggaran, namun VAR merekomendasikan peninjauan ulang setelah melihat tumpuan kaki Balogun mengenai pergelangan kaki lawan. Setelah ditinjau, wasit langsung mengeluarkan kartu merah untuk pelanggaran serius.

Keputusan itu mengejutkan para komentator, pemain, dan staf pelatih AS. Mereka semua menilai bahwa tindakan Balogun tidak disengaja. “Saya tidak pernah ingin bereaksi dengan kemarahan,” ujar Balogun saat ditanya soal kartu merah tersebut. Ia menekankan pentingnya memberi contoh positif bagi anak-anak yang menonton.

Peran Donald Trump dalam Melobi FIFA

Menurut sumber dari Guardian, Trump melakukan setidaknya tiga panggilan telepon ke FIFA mulai Rabu lalu untuk memastikan skorsing Balogun dibatalkan. Langkah ini mendapatkan dukungan dari pelatih AS, Mauricio Pochettino, yang menyebut kartu merah itu tidak adil. “99,9% orang setuju bahwa ini adalah keputusan yang tidak adil,” kata Pochettino dalam konferensi pers.

FIFA akhirnya menggunakan Pasal 27 Kode Disiplin FIFA untuk menangguhkan skorsing Balogun. Pasal tersebut memungkinkan penundaan hukuman selama tidak terkait dengan pengaturan skor. Balogun akan menjalani masa percobaan satu tahun; jika dalam periode itu ia melakukan pelanggaran serupa, barulah larangan satu pertandingan akan diberlakukan.

Presiden AS pun mengucapkan terima kasih kepada FIFA melalui platform Truth Social-nya. “Terima kasih kepada FIFA karena melakukan hal yang benar dan membalikkan ketidakadilan besar!” tulisnya.

Reaksi Berbagai Pihak

Kekecewaan Belgia

Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belgia (RBFA) menyatakan “terkejut” atas keputusan tersebut. Mereka menilai bahwa penangguhan skorsing ini bertentangan dengan aturan FIFA yang menyatakan larangan satu pertandingan bersifat otomatis setelah kartu merah. RBFA mengatakan sedang “menyelidiki semua opsi yang memungkinkan”.

Pelatih Belgia, Rudi Garcia, bahkan menyamakan keputusan FIFA dengan lelucon April Mop. “Saya tidak tahu bahwa 5 Juli sama dengan 1 April di FIFA,” ujarnya sinis. Menurut Garcia, federasi Belgia tidak hanya membela tim nasional, tetapi juga integritas dan etika sepak bola secara umum.

Sambutan Tim AS

Para pemain AS menerima kabar pencabutan skorsing Balogun saat berada di bus menuju latihan. Bek Chris Richards mengaku awalnya tidak yakin karena banyak berita simpang siur di media sosial. Namun sekitar 10 menit kemudian, seorang pejabat US Soccer mengonfirmasi kabar tersebut saat mereka tiba di tempat latihan.

“Flo bersikap cool sekarang. Kami mengandalkannya untuk memimpin lini depan, dan dia melakukannya dengan sangat baik sepanjang turnamen,” kata Richards. Christian Pulisic juga menyambut positif keputusan FIFA. “Rasanya tepat. Balogun menangani situasi ini dengan sangat baik, begitu juga tim,” ujarnya.

Meskipun skorsing sempat mengubah persiapan tim, para pemain mengaku sudah siap bermain tanpa Balogun. Namun dengan dicabutnya larangan, mereka merasa lebih percaya diri menghadapi Belgia.

Dampak bagi Tim AS dan Laga Melawan Belgia

Keputusan ini menjadi dorongan besar bagi AS yang ingin lolos ke perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2002. Balogun telah menjadi ancaman konstan di lini depan dengan tiga gol dari tiga penampilan awal di turnamen ini.

US Soccer mengeluarkan pernyataan resmi yang menyambut keputusan komite disiplin FIFA. “Kami menerima keputusan komite disiplin dan senang bahwa Folarin Balogun memenuhi syarat untuk bertanding besok,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Dengan segala kontroversi di belakang, duel AS kontra Belgia di Seattle menjadi salah satu laga paling dinantikan. Semua mata kini tertuju pada Balogun dan performanya setelah skorsingnya dicabut berkat lobi langsung dari Presiden AS.